JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk resmi mengimplementasikan teknologi nitrogen gas blanketing.
Langkah strategis ini dilakukan melalui anak usahanya, Medco E&P Grissik Ltd, yang berfokus pada tangki penyimpanan di fasilitas migas Suban, Blok Corridor, Sumatra Selatan. Penerapan teknologi mutakhir tersebut menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam meminimalkan dampak lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di lapangan. Melalui sistem ini, perusahaan berupaya keras untuk menekan pelepasan emisi metana yang seringkali menjadi tantangan dalam proses penyimpanan komoditas energi cair di fasilitas produksi.
Penggunaan nitrogen gas blanketing ini diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi pencapaian target keberlanjutan perusahaan secara jangka panjang. Berdasarkan proyeksi teknis, teknologi ini memiliki potensi untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) hingga mencapai angka 1.100 ton setara karbon dioksida (tCO2e) per tahun. Fokus utama dari pengurangan ini adalah pada emisi metana, yang secara global dikenal memiliki potensi pemanasan global jauh lebih tinggi dibandingkan dengan karbon dioksida biasa.
Inovasi Teknologi Nitrogen dalam Operasi Migas
Metode nitrogen gas blanketing bekerja dengan cara menyuntikkan gas nitrogen ke dalam ruang kosong di bagian atas tangki penyimpanan untuk menggantikan oksigen dan uap gas hidrokarbon. Proses ini tidak hanya berfungsi untuk menjaga kualitas produk tetap stabil, tetapi juga mencegah terjadinya penguapan gas metana ke atmosfer secara bebas. Dengan hilangnya kontak antara oksigen dan gas mudah terbakar, tingkat keselamatan operasional di area Suban juga secara otomatis mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan besar perusahaan menuju operasional rendah emisi. Pihaknya terus mengeksplorasi berbagai teknologi yang mampu mengoptimalkan setiap rantai nilai produksi migas agar tetap selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan hidup di Indonesia. Inovasi ini juga menjadi bukti bahwa industri hulu migas nasional tetap bisa kompetitif dan relevan di tengah tuntutan transisi energi global yang semakin mendesak.
Komitmen Global Melalui Kerangka OGMP 2.0
Langkah yang diambil MedcoEnergi di Blok Corridor ini juga sangat sejalan dengan partisipasi aktif perusahaan dalam kerangka Oil & Gas Methane Partnership (OGMP) 2.0. Sebagai bagian dari inisiatif global tersebut, MedcoEnergi berkomitmen untuk melaporkan dan mengelola emisi metana dengan standar yang lebih transparan dan akurat di seluruh asetnya. Keberhasilan implementasi di Suban akan menjadi rujukan penting bagi fasilitas produksi lainnya dalam upaya mencapai target pengurangan intensitas emisi karbon secara korporasi.
Penerapan standar internasional ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar target produksi semata, melainkan juga sangat memperhatikan aspek tata kelola emisi yang kredibel. Dengan bergabung dalam OGMP 2.0, MedcoEnergi kini berada di jajaran perusahaan energi dunia yang memprioritaskan pengurangan emisi metana sebagai prioritas operasional utama. Hal ini sangat krusial mengingat sektor migas memiliki peran vital sebagai penyangga energi nasional yang harus dijalankan dengan cara yang lebih bertanggung jawab.
Target Net Zero Emission dan Efisiensi Energi
Selain menekan emisi di Blok Corridor, MedcoEnergi memiliki visi jangka panjang yang sangat ambisius terkait dengan keberlanjutan lingkungan di masa depan. Perusahaan menargetkan pencapaian Net Zero Emission untuk Cakupan 1 dan Cakupan 2 pada tahun 2050, serta target yang lebih luas untuk Cakupan 3 pada tahun 2060. Berbagai program efisiensi energi terus digalakkan, mulai dari elektrifikasi peralatan lapangan hingga optimalisasi penggunaan bahan bakar gas yang lebih efisien dalam setiap aktivitas produksi.
Sejauh ini, perusahaan telah berhasil menjalankan berbagai inisiatif hijau yang membantu menekan biaya operasional sekaligus menurunkan jejak karbon di berbagai wilayah kerja. Penggunaan nitrogen gas blanketing hanyalah satu dari sekian banyak inovasi teknologi yang akan terus dikembangkan dan diperluas penerapannya pada tahun-tahun mendatang. MedcoEnergi yakin bahwa disiplin operasional dan inovasi teknologi adalah kunci utama untuk menjaga ketahanan energi nasional sambil tetap menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.
Pencapaian Milestone Lingkungan di Wilayah Sumatra
Wilayah kerja Sumatra Selatan, khususnya di Blok Corridor, memang terus menjadi fokus utama dalam implementasi berbagai program peningkatan performa lingkungan perusahaan. Sejak diumumkan pada Selasa 3 Februari 2026, kabar mengenai keberhasilan sistem nitrogen gas blanketing ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pemangku kepentingan di industri migas. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat memacu semangat kolaborasi antar pelaku industri energi untuk bersama-sama menciptakan ekosistem operasional yang lebih ramah lingkungan.
Hingga saat ini, monitoring terus dilakukan secara berkala untuk memastikan sistem blanketing berfungsi optimal dan memberikan hasil pengurangan emisi sesuai dengan proyeksi awal. MedcoEnergi berkomitmen untuk tetap transparan dalam menyampaikan progres dari setiap inisiatif rendah karbon yang sedang dan akan dijalankan ke depannya. Dengan sinergi antara teknologi canggih dan komitmen sumber daya manusia yang handal, perusahaan optimis dapat melampaui ekspektasi dalam menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan aspek keberlanjutan.