JAKARTA - Duo petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala, mencetak sejarah dengan lolos ke perempat final Mubadala Abu Dhabi Open 2026.
Mereka berhasil menaklukkan pasangan Kanada-Prancis, Leylah Fernandez dan Kristina Mladenovic, dalam laga pembuka yang berlangsung sengit. Pertandingan yang digelar di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Abu Dhabi, menjadi panggung awal kerja sama mereka yang pertama kali.
Janice/Eala menuntaskan pertandingan dengan skor 7-5, 3-6, 10-6 melalui super tie-break yang menegangkan. "Ini pertama kali kami bermain bersama," ujar Janice setelah pertandingan babak pertama sektor ganda WTA 500 itu. Kemenangan ini menjadi bukti kemampuan mereka menyesuaikan diri meski baru pertama kali bertanding sebagai pasangan.
Pertandingan tersebut berlangsung selama satu jam 33 menit dengan tensi tinggi sejak awal. Berbekal servis kuat, Janice/Eala berhasil merebut set pertama dengan mengonversi dua dari empat peluang break point. Keunggulan tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan diri sepanjang laga.
Strategi dan Dominasi Servis
Pada set kedua, tekanan dari Fernandez/Mladenovic meningkat meski skor di papan terlihat cukup jauh. Secara statistik, Janice/Eala mampu menahan pasangan lawan yang dikenal memiliki pengembalian bola lebih baik. Ketahanan ini memperlihatkan kesiapan mental dan strategi yang matang.
Janice/Eala mencatatkan keunggulan servis pertama hingga 86,7 persen pada set kedua. Catatan ini menunjukkan konsistensi mereka dalam menjaga ritme permainan. Dominasi servis tersebut kembali berlanjut saat pertandingan memasuki super tie-break.
Momen krusial hadir ketika Fernandez/Mladenovic melakukan tiga kali kesalahan ganda. Kesempatan itu dimanfaatkan secara maksimal oleh Janice/Eala untuk mengunci kemenangan. Hasil ini memastikan langkah mereka ke babak perempat final turnamen.
Menanti Lawan di Babak Perempat Final
Setelah kemenangan penting tersebut, Janice/Eala kini menunggu pemenang laga babak pertama. Pertandingan itu mempertemukan pasangan kakak beradik asal Ukraina, Nadiia Kichenok dan Lyudmyla Kichenok, dengan unggulan kedua Zhang Shuai dan Cristina Bucsa. Siapa pun lawannya, tantangan dipastikan tidak akan mudah.
Momentum kemenangan di laga pembuka memberi suntikan kepercayaan diri bagi Janice/Eala. Mereka diperkirakan akan kembali mengandalkan kekuatan servis dan komunikasi di lapangan. Konsistensi permainan menjadi faktor penting untuk menghadapi tekanan lawan berikutnya.
Selain aspek teknis, kesiapan mental juga menjadi perhatian utama. Kesalahan kecil berpotensi dimanfaatkan oleh lawan di fase krusial. Oleh karena itu, fokus dan kerja sama akan menjadi kunci di babak perempat final.
Perjalanan Janice di Nomor Tunggal
Sebelum tampil di sektor ganda, Janice juga turun pada nomor tunggal Abu Dhabi Open 2026. Langkahnya harus terhenti pada babak kedua setelah menghadapi unggulan kelima Liudmila Samsonova. Ia kalah dua set langsung dengan skor 2-6, 2-6.
Janice tak mampu menghadang dominasi petenis peringkat 18 dunia tersebut. Pertandingan berlangsung selama satu jam 12 menit dengan tekanan tinggi sejak set pertama. Meski demikian, pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bagi Janice.
Kekalahan di sektor tunggal justru menambah motivasi Janice saat kembali berlaga di nomor ganda. Ia terlihat lebih fokus dan disiplin dalam menjaga ritme permainan. Pengalaman tersebut turut memperkuat kontribusinya bersama Eala.
Optimisme Menatap Lanjutan Turnamen
Keberhasilan Janice/Eala melaju ke perempat final memunculkan optimisme besar. Penampilan solid di laga perdana menunjukkan potensi besar dari duet Asia Tenggara ini. Mereka dinilai mampu bersaing dengan pasangan unggulan turnamen.
Dukungan tim dan kepercayaan diri menjadi modal utama menatap laga berikutnya. Janice dan Eala bertekad memaksimalkan setiap peluang yang ada. Fokus utama mereka adalah menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan sendiri.
Kerja sama yang terbangun meski baru pertama kali bermain bersama menjadi sorotan tersendiri. Janice/Eala mampu menunjukkan kekompakan dan komunikasi yang efektif. Perjalanan mereka di Abu Dhabi Open 2026 pun masih menyisakan harapan besar.