McLaren Resmi Hadirkan Livery Khas Papaya Jelang Musim F1 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 13:24:30 WIB
McLaren Resmi Hadirkan Livery Khas Papaya Jelang Musim F1 2026

JAKARTA - McLaren Perkenalkan Livery Khas 'Papaya' Jelang F1 2026, menandai persiapan tim untuk menghadapi musim baru dengan penuh optimisme. 

Tim asal Inggris itu kembali mempertahankan warna khas ‘papaya’ yang sudah menjadi identitas selama beberapa musim terakhir. Peluncuran livery mobil MCL40 berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, tepat sebelum tes pramusim resmi dimulai.

Acara ini menampilkan desain baru yang memadukan warna hitam antrasit dan sedikit sentuhan hijau kebiruan, menciptakan perpaduan elegan sekaligus modern.

McLaren ingin menunjukkan konsistensi tradisi sambil tetap menekankan performa dan inovasi. Kehadiran livery ini diharapkan menjadi simbol ambisi tim untuk meraih kesuksesan musim 2026.

CEO McLaren, Zak Brown, turut hadir dan menegaskan bahwa identitas ‘papaya’ bukan hanya estetika, tapi juga tradisi kemenangan. 

“Warna ikonik ‘papaya’ tetap digunakan pada MCL40 sebagai tradisi mempertahankan livery juara ke musim berikutnya,” kata Brown. Brown menambahkan bahwa desain ini menyeimbangkan antara kreativitas visual dan kebutuhan aerodinamika mobil.

Menatap Musim Baru Sebagai Juara Bertahan

McLaren memasuki musim 2026 dengan status sebagai juara bertahan dua kali berturut-turut. Kesuksesan pada Kejuaraan Konstruktor F1 2024 dan 2025 memberikan tim kepercayaan diri tinggi. Pembalap Lando Norris akan kembali membawa nomor ‘1’ pada mobilnya sebagai simbol gelar juara dunia musim lalu.

Dukungan terhadap pembalap menjadi fokus utama tim untuk mempertahankan performa di setiap balapan. Tim juga menyadari tantangan baru yang muncul akibat perubahan regulasi F1. Persiapan matang ini diharapkan mampu menjaga posisi McLaren tetap kompetitif melawan lima pabrikan besar.

Andrea Stella, Prinsipal Tim McLaren, menegaskan bahwa musim 2026 menjadi momentum penting bagi tim. “Musim 2026 menjadi tantangan baru seiring dimulainya era regulasi Formula 1 terbaru,” ujar Stella. Stella menekankan bahwa meskipun tim memiliki pengalaman sukses sebelumnya, regulasi baru membuat semua tim berada di titik awal yang sama.

Strategi Tim Menghadapi Regulasi Baru

Perubahan regulasi membawa tantangan besar bagi seluruh tim F1, termasuk McLaren. Stella menyebut bahwa tim harus menyesuaikan strategi untuk tetap kompetitif di lintasan. Fokus utama adalah menciptakan kondisi terbaik bagi pembalap dan seluruh tim teknis.

Target McLaren adalah tampil maksimal sejak awal musim dengan kombinasi optimal antara tim, pembalap, dan pihak pendukung lainnya. Hal ini menjadi penting karena regulasi baru dapat mengubah keseimbangan performa tim yang sudah mapan. Stella menegaskan bahwa fokus tim tetap pada inovasi teknis dan adaptasi cepat di lintasan.

Tim teknis McLaren terus melakukan pengembangan aerodinamika mobil agar sesuai regulasi terbaru. Setiap komponen diuji untuk memastikan performa maksimal dan keamanan tinggi. Strategi ini diharapkan membuat MCL40 tetap menjadi penantang kuat di musim 2026.

Duet Pembalap yang Konsisten

McLaren mempertahankan Lando Norris dan Oscar Piastri sebagai duet pembalap musim ini. Keduanya menunjukkan performa impresif sepanjang musim lalu, dengan posisi finis pertama dan ketiga di klasemen. Keberlanjutan pasangan ini dianggap sebagai aset penting tim.

Norris, sebagai juara dunia, membawa pengalaman dan kepercayaan diri tinggi. Piastri yang muda juga menunjukkan kemampuan adaptasi cepat dan konsistensi di lintasan. Kehadiran keduanya membuat tim yakin mampu menghadapi persaingan ketat dari tim-tim besar.

Kedua pembalap juga terlibat aktif dalam pengembangan MCL40. Masukan mereka mengenai handling dan aerodinamika mobil membantu tim teknis menyesuaikan setelan optimal. Kolaborasi ini menjadi kunci agar McLaren tetap kompetitif sejak tes pramusim hingga balapan utama.

Tes Pramusim sebagai Panggung Perdana

Livery terbaru McLaren akan tampil perdana di lintasan balap pada tes pramusim 11-13 Februari 2026. Tes tersebut diadakan di Sirkuit Internasional Bahrain bersama sepuluh tim Formula 1 lainnya. Momentum ini menjadi ajang pertama untuk melihat performa MCL40 dengan desain dan warna baru.

Tim teknis akan memanfaatkan tes pramusim untuk mengumpulkan data penting tentang kecepatan, kestabilan, dan respons mobil di berbagai kondisi. Setiap sesi menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi. Tes ini juga memungkinkan pembalap membiasakan diri dengan mobil baru sebelum balapan resmi dimulai.

McLaren menargetkan tes pramusim sebagai langkah awal meraih kesuksesan musim 2026. Kepercayaan diri tim semakin meningkat dengan livery ‘papaya’ yang tetap menjadi simbol tradisi kemenangan. Semua pihak di tim berharap MCL40 mampu menjadi penantang kuat sejak awal hingga akhir musim.

Terkini