Megaproyek

Megaproyek Kota Futuristik The Line Arab Saudi Berubah Menjadi Pusat Data AI

Megaproyek Kota Futuristik The Line Arab Saudi Berubah Menjadi Pusat Data AI
Megaproyek Kota Futuristik The Line Arab Saudi Berubah Menjadi Pusat Data AI

JAKARTA - Proyek ambisius pembangunan kota masa depan The Line di Arab Saudi kini dilaporkan mengalami pergeseran fungsi yang sangat signifikan.

Struktur bangunan raksasa yang semula dirancang sebagai hunian manusia tersebut kini mulai dialihkan fokusnya untuk menjadi pusat data kecerdasan buatan global.

Perubahan strategi ini diambil sebagai langkah adaptasi pemerintah kerajaan terhadap perkembangan teknologi digital serta kebutuhan infrastruktur komputasi dunia yang semakin meningkat pesat saat ini.

Meskipun visi awal sebagai kota linier tanpa karbon tetap dipertahankan namun integrasi teknologi tingkat tinggi kini menjadi prioritas utama dalam pengerjaannya.

Keputusan ini menunjukkan ambisi besar negara tersebut untuk memimpin revolusi industri digital di kawasan Timur Tengah melalui penyediaan fasilitas pusat data tercanggih.

Transformasi Visi Kota Hunian Menjadi Infrastruktur Teknologi Global

Peralihan fungsi sebagian area The Line menjadi pusat data kecerdasan buatan merupakan respon strategis terhadap tingginya permintaan daya komputasi di tingkat internasional.

Struktur bangunan yang memanjang dan tertutup sangat ideal untuk menampung jutaan server yang membutuhkan sistem pendingin serta keamanan tingkat tinggi secara terus menerus.

Pada Senin 2 Februari 2026 laporan mengenai transformasi megaproyek ini menjadi sorotan dunia karena skalanya yang sangat luar biasa besar bagi industri teknologi.

Pemerintah Arab Saudi meyakini bahwa dengan mengubah arah proyek ini mereka dapat menarik investasi dari perusahaan teknologi raksasa dunia untuk bergabung di dalamnya.

Visi besar Neom sebagai pusat inovasi kini semakin nyata dengan adanya pusat data yang akan menjadi otak bagi seluruh ekosistem kota pintar.

Keunggulan Infrastruktur The Line Untuk Kebutuhan Pusat Data

Desain unik The Line yang memiliki lebar hanya dua ratus meter dengan ketinggian mencapai lima ratus meter memberikan keuntungan teknis bagi operasional pusat data.

Sistem energi terbarukan yang menjadi basis utama proyek ini akan menyediakan pasokan listrik bersih bagi ribuan rak server yang mengonsumsi daya sangat besar.

Penggunaan teknologi pendingin inovatif yang memanfaatkan struktur bangunan linier diprediksi akan jauh lebih efisien dibandingkan dengan fasilitas pusat data konvensional yang ada sekarang.

Keamanan data juga menjadi aspek yang sangat diunggulkan karena lokasi proyek yang terisolasi namun tetap memiliki konektivitas jaringan serat optik internasional yang sangat kuat.

Transformasi ini tidak akan mengubah estetika eksterior bangunan yang dilapisi kaca namun akan memberikan nilai tambah ekonomi yang jauh lebih besar bagi kerajaan.

Dampak Pergeseran Fokus Terhadap Target Populasi Penduduk Kota

Perubahan sebagian fungsi menjadi pusat data kecerdasan buatan tentu saja berdampak pada proyeksi jumlah penduduk yang nantinya akan tinggal di dalam kota tersebut.

Ruang yang semula dialokasikan untuk unit apartemen mewah kini mulai dikonfigurasi ulang untuk menampung mesin-mesin komputasi serta ruang kontrol teknologi yang sangat luas.

Pemerintah tetap berkomitmen untuk menyediakan hunian bagi jutaan orang namun dalam skala yang mungkin sedikit lebih disesuaikan dengan kebutuhan infrastruktur teknologi baru ini.

Fokus saat ini adalah menciptakan keseimbangan antara ruang hidup manusia dengan fasilitas pendukung ekonomi digital yang menjadi pilar utama pendapatan negara di masa depan.

Para ahli memandang bahwa langkah ini jauh lebih realistis dalam memastikan keberlanjutan finansial megaproyek yang menelan biaya hingga ribuan triliun rupiah tersebut.

Ambisi Arab Saudi Menjadi Pemain Utama Kecerdasan Buatan Dunia

Melalui pengembangan pusat data di The Line Arab Saudi berupaya keras untuk melepaskan ketergantungan ekonomi mereka dari sektor minyak bumi dan gas alam.

Investasi besar pada sektor kecerdasan buatan diharapkan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi para ahli teknologi serta pengembang perangkat lunak di wilayah tersebut.

Kerajaan juga berencana mengembangkan model bahasa besar sendiri yang akan dijalankan melalui infrastruktur superkomputer yang dibangun di dalam jantung kota masa depan tersebut.

Sinergi antara visi pembangunan fisik dengan kemajuan teknologi digital akan menjadikan Neom sebagai episentrum baru bagi riset dan pengembangan kecerdasan buatan di tingkat global.

Langkah berani ini diprediksi akan mengubah konstelasi kekuatan teknologi dunia dengan munculnya pusat kekuatan baru di wilayah semenanjung Arab pada dekade ini.

Tantangan Teknis Dan Keberlanjutan Lingkungan Megaproyek AI

Membangun pusat data berskala raksasa di tengah gurun tentu saja membawa tantangan teknis tersendiri terutama dalam hal manajemen panas dan juga ketersediaan air bersih.

Tim insinyur internasional terus bekerja sama untuk menciptakan solusi pendinginan sirkulasi tertutup yang tidak akan merusak ekosistem lingkungan sensitif yang ada di sekitarnya.

Komitmen untuk tetap menggunakan energi matahari dan angin secara penuh menjadi janji utama agar fasilitas pusat data ini tetap memiliki jejak karbon nol persen.

Pengawasan ketat dilakukan oleh lembaga lingkungan internasional guna memastikan bahwa aktivitas teknologi di dalam The Line tidak memberikan dampak negatif bagi alam sekitarnya.

Keberhasilan proyek ini akan menjadi bukti bahwa teknologi tinggi dan kelestarian alam dapat hidup berdampingan secara harmonis dalam sebuah mahakarya arsitektur modern manusia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index