Aplikasi Paylater Bunga Rendah Terbaik

Daftar 5 Aplikasi Paylater Bunga Rendah Terbaik di Indonesia

Daftar 5 Aplikasi Paylater Bunga Rendah Terbaik di Indonesia
Aplikasi Paylater Bunga Rendah Terbaik

Aplikasi paylater bunga rendah terbaik sangat penting untuk diketahui bagi kamu yang ingin memanfaatkan layanan keuangan ini.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, banyak aplikasi e-commerce dan fintech yang meluncurkan fitur paylater untuk mempermudah transaksi masyarakat. 

Namun, tidak semua layanan paylater memiliki ketentuan yang sama, terutama dalam hal bunga yang dikenakan.

Lalu, paylater mana yang bisa dijadikan pilihan terbaik? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini terkait aplikasi paylater bunga rendah terbaik.

Apa Itu Paylater?

Secara istilah, paylater berasal dari gabungan kata “pay” yang berarti membayar dan “later” yang berarti nanti. Jadi, paylater dapat diartikan secara harfiah sebagai “membayar nanti.”

Dengan kata lain, kamu bisa membeli barang yang diinginkan dan melakukan pembayaran dengan cara cicilan, yang mirip dengan penggunaan kartu kredit. Namun, yang membedakan adalah kamu tidak perlu memiliki kartu kredit untuk menggunakan paylater.

Cukup dengan mengajukan aplikasi paylater ke perusahaan pembiayaan terkait, tunggu beberapa saat untuk mendapatkan persetujuan, dan kamu sudah bisa langsung menggunakan fitur ini.

Rekomendasi Aplikasi Paylater Bunga Rendah Terbaik

Bagi kamu yang ingin memanfaatkan layanan paylater dengan bunga terjangkau, berikut adalah beberapa rekomendasi aplikasi paylater bunga rendah terbaik yang bisa menjadi pilihan.

1. Kredivo

Kredivo bisa digunakan untuk bertransaksi di berbagai marketplace, seperti Shopee dan Tokopedia. Untuk transaksi yang dilakukan dalam waktu 30 hari, hanya dikenakan biaya layanan sebesar 1% dari nilai transaksi (minimal Rp1.000). 

Sedangkan untuk cicilan dengan tenor 3 bulan, bunga yang dikenakan adalah 3% dari nilai transaksi. Untuk cicilan dengan tenor 6 dan 12 bulan, bunga yang dikenakan adalah 2,6% per bulan tanpa biaya layanan tambahan.

2. GoPayLater/Gopay Paylater

GoPayLater atau Gopay Paylater adalah aplikasi paylater yang sangat direkomendasikan, dengan bunga 0%. Sebagai gantinya, Gopay Paylater membebankan biaya bulanan sebesar Rp25.000.

3. BRI Ceria

BRI Ceria adalah aplikasi paylater yang bisa digunakan untuk transaksi di Tokopedia dan Dinomarket. BRI Ceria membebankan bunga sebesar 1,42% per bulan atau 26,95% efektif per tahun.

4. Shopee PayLater

Shopee PayLater juga termasuk dalam daftar aplikasi paylater dengan bunga rendah. Berdasarkan informasi dari Shopee, bunga yang dikenakan mulai dari 2,95%, dengan biaya penanganan hanya 1%.

5. Akulaku PayLater/Akucicil

Akulaku PayLater atau Akucicil menawarkan fasilitas kredit dengan limit hingga Rp15 juta dan tenor maksimal 15 bulan. Bunga yang dikenakan cukup rendah, yaitu 0,9% per hari. Menariknya, Akucicil juga dapat digunakan untuk belanja offline.

6. MauPaylater/Astrapay

AstraPay menawarkan layanan paylater dengan dua pilihan metode pembayaran:

  • Sekali Bayar (One Time Payment) dengan jangka waktu pembayaran hingga 40 hari dan bunga 0,13% per hari, dengan limit pinjaman antara Rp15.000 hingga Rp3.500.000.
  • Cicilan dengan bunga 4% per bulan dan limit pinjaman antara Rp500.000 hingga Rp12,5 juta.

Keuntungan Menggunakan Paylater

Ada beberapa manfaat yang bisa kamu nikmati saat menggunakan layanan paylater ini, di antaranya:

1. Proses Pengajuan yang Mudah

Pengajuan dan pendaftaran untuk menggunakan aplikasi paylater sangat mudah dilakukan. Kamu hanya perlu mengikuti langkah-langkah yang ada di aplikasi yang kamu pilih.

2. Dapat Digunakan Kapan Saja dan Di Mana Saja

Karena seluruh proses pengajuan dilakukan secara online, kamu bisa mengakses dan menggunakan paylater kapan saja dan di mana saja, terutama dalam situasi yang mendesak.

3. Tenor Fleksibel dan Bisa Tanpa Bunga

Layanan paylater ini menawarkan tenor yang sangat fleksibel, dengan pilihan yang bervariasi antara 3 hingga 12 bulan. Beberapa penyedia layanan bahkan menawarkan pinjaman tanpa bunga, memberikan lebih banyak kemudahan bagi penggunanya.

Kekurangan Menggunakan Paylater

Meskipun paylater memberikan banyak kemudahan dalam bertransaksi, ada beberapa risiko yang perlu kamu waspadai saat menggunakannya, seperti:

1. Bunga yang Relatif Tinggi

Menurut CNN Indonesia, salah satu kekurangan dari paylater adalah bunga yang cukup tinggi. Meskipun konsepnya mirip dengan kartu kredit, perbedaan terletak pada cara pembayaran bunga. 

Perencana keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE), Andri Nugroho, menjelaskan bahwa pada kartu kredit, bunga hanya dikenakan jika kamu terlambat membayar tagihan sesuai dengan tanggal jatuh tempo. 

Sementara itu, pada paylater, bunga sudah termasuk dalam total pembayaran yang harus dibayarkan, meskipun kamu membayar tepat waktu.

2. Membangun Kebiasaan Berutang

Tanpa disadari, kebiasaan menggunakan paylater dapat membuat kamu terbiasa berutang. Karena metode cicilan yang mudah, kamu mungkin merasa nyaman untuk terus membeli barang tanpa memperhatikan dampak keuangan jangka panjang. 

Jika tidak dikelola dengan baik, kesulitan membayar tagihan paylater bisa muncul ketika sudah jatuh tempo.

Karena sudah menjadi kebiasaan, bukan hal yang mustahil jika kamu kembali menggunakan fitur ini, yang dapat membuat kamu terjebak dalam siklus utang yang terus berlanjut.

3. Risiko Keamanan Data

Saat menggunakan fitur paylater, salah satu persyaratannya adalah memasukkan nomor atau foto KTP, yang berarti kamu memberikan data pribadi ke dalam sistem aplikasi tersebut. 

Namun, masalah kebocoran data dan potensi keamanannya masih menjadi isu yang belum sepenuhnya teratasi di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk berpikir dua kali sebelum membagikan informasi pribadi melalui aplikasi atau internet.

4. Mendorong Perilaku Impulsif

Salah satu cara untuk mengelola uang jajan dengan bijak adalah dengan menghindari perilaku impulsif. Pembelian impulsif terjadi ketika seseorang membeli barang tanpa perencanaan matang, sering kali secara spontan. 

Meskipun paylater menawarkan kemudahan dalam bertransaksi, fitur ini justru bisa mendorong perilaku konsumtif yang berujung pada pembelian impulsif. Jika tidak segera diatasi, kebiasaan ini bisa merugikan kondisi keuanganmu di masa depan.

Perbedaan PayLater dengan Kartu Kredit

Meskipun keduanya memiliki fungsi serupa, PayLater dan kartu kredit memiliki perbedaan yang cukup signifikan, antara lain:

1. Penyedia Layanan

Kartu kredit dan paylater disediakan oleh pihak yang berbeda. Kartu kredit biasanya dikeluarkan oleh bank, sedangkan paylater merupakan layanan yang ditawarkan melalui kerja sama antara platform e-commerce dan perusahaan fintech.

2. Batas Pinjaman

Limit pinjaman kartu kredit umumnya lebih besar dibandingkan dengan paylater. Kartu kredit biasanya memiliki limit yang disesuaikan dengan penghasilan atau slip gaji.

Sementara itu, paylater menawarkan limit yang lebih kecil untuk kebutuhan pinjaman jangka pendek.

3. Tenor Pinjaman

Perbedaan lainnya terletak pada tenor pinjaman. Kartu kredit memiliki tenor yang lebih panjang, mulai dari 1 bulan hingga 36 bulan. Sementara itu, paylater umumnya menawarkan tenor yang lebih pendek, berkisar antara 1 hingga 12 bulan.

4. Ruang Lingkup

Dari segi penggunaan, kartu kredit memiliki jangkauan yang lebih luas. Kartu kredit dapat digunakan di berbagai toko atau platform, sementara paylater hanya bisa digunakan di platform tertentu yang bekerja sama dengan penyedia layanan tersebut.

5. Persyaratan Pengajuan

Pengajuan kartu kredit memerlukan lebih banyak dokumen dibandingkan dengan paylater.

Untuk mengajukan kartu kredit, kamu perlu menyerahkan KTP, bukti penghasilan seperti slip gaji, serta dokumen pendukung lainnya seperti Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak. 

Sebaliknya, untuk mengajukan paylater, kamu hanya perlu memiliki KTP dan minimal berusia 21 tahun.

6. Fitur Penunjang (khusus untuk kartu kredit jenis tertentu)

Kartu kredit tertentu menawarkan fitur tambahan yang tidak tersedia pada paylater.

Beberapa kartu kredit memberikan fasilitas seperti akses gratis ke lounge bandara, program reward points yang dapat ditukarkan dengan barang atau tiket pesawat, diskon untuk merek tertentu, serta asuransi perjalanan atau bisnis.

7. Fasilitas yang Ditawarkan

Dalam hal fasilitas tambahan, kartu kredit memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan paylater. Kartu kredit sering menawarkan diskon, promo, dan cashback. 

Diskon biasanya berlaku di merchant tertentu seperti pusat perbelanjaan, supermarket, atau restoran, sementara cashback bisa digunakan untuk menambah limit kartu atau mengurangi tagihan. 

Meskipun paylater juga menawarkan diskon atau cashback, cara kerjanya berbeda dengan kartu kredit.

8. Promo Cicilan 0%

Kartu kredit memiliki keunggulan dalam menawarkan promo cicilan 0%, yang memungkinkan nasabah untuk mengangsur tanpa bunga. 

Meskipun tidak semua nasabah mendapat promo ini, bank sering kali menawarkan cicilan 0% untuk mendorong penggunaan kartu kredit lebih sering.

Sebagai penutup, dengan berbagai pilihan yang tersedia, memilih aplikasi paylater bunga rendah terbaik dapat membantu mempermudah transaksi sekaligus menjaga keuanganmu tetap terkontrol.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index