PLN UIP Nusra

Di Momen HLN ke-80, PLN Bawa Setetes Harapan untuk Nubahaeraka Lewat Akses Air Bersih

Di Momen HLN ke-80, PLN Bawa Setetes Harapan untuk Nubahaeraka Lewat Akses Air Bersih
Foto: PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra)

Lembata, 27 Oktober 2025 - Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “PLN Peduli” bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka berhasil menuntaskan Program Merdeka Air Bersih dengan melakukan perbaikan dan pemeliharaan jaringan air bersih sepanjang ±4,3 kilometer di Desa Nubahaeraka, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Program ini mencakup perbaikan saluran pipa dari sumber mata air hingga kantor desa dan dusun-dusun terjauh, pembersihan jaringan pipa, serta penambahan bak penampungan terakhir. Kini, total panjang jaringan air bersih yang berfungsi mencapai lebih dari 5 kilometer, memastikan 151 kepala keluarga (KK) atau sekitar 600 jiwa dapat menikmati air bersih langsung di lingkungan rumah mereka.

Selama puluhan tahun, warga Desa Nubahaeraka hidup dengan pepatah lokal “air bersih ibarat kucing bertanduk” – sesuatu yang dianggap mustahil. Warga harus berjalan kaki 1–3 kilometer untuk mendapatkan air minum, bahkan ada yang terpaksa membeli air bersih dengan menyisihkan penghasilan harian.

Kini, pepatah itu terbantahkan. Air bersih mengalir lancar hingga ke rumah-rumah warga.

“Sampai kucing bertanduk, siapapun pemimpinnya air tidak akan masuk desa. Tapi hari ini, berkat PLN dan Yayasan PAPHA, mimpi itu jadi kenyataan,” ujar Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba, dengan mata berkaca-kaca.

Tokoh masyarakat Andreas Luon menambahkan, “Jika air minum bersih sudah ada, separuh kesejahteraan masyarakat sudah tercapai.”

Warga Martah Ingi Witin yang sebelumnya harus membeli air bersih setiap hari, tak kuasa menahan haru, “Rasanya seperti mimpi. Akhirnya kami bisa mandi, masak, dan minum dengan air bersih di rumah sendiri.”

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan energi terbarukan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek PLTP Atadei.

“Kami tidak hanya membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi, tapi juga memastikan masyarakat di sekitarnya mendapatkan manfaat langsung. Akses air bersih adalah hak dasar yang harus dipenuhi. Semoga program Merdeka Air Bersih ini menjadi inspirasi bahwa kolaborasi dapat mengubah ‘mustahil’ menjadi nyata,” tutur Rizki.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Fransiskus Xaverius B.N., memberikan apresiasi tinggi, “PLN bukan hanya menerangi negeri, tapi juga menghadirkan air kehidupan hingga ke pelosok. Ini bukti negara hadir bagi rakyatnya.”

Kepala Desa Vinsensius Nuba menutup dengan semangat, “Nubahaeraka seratus persen mendukung PLTP Atadei. Kami siap menjaga fasilitas air bersih ini sebaik-baiknya.”

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index